Postingan

CATATAN TERBARU

DAO HATI DAN JIWA

Gambar
Salam Kebajikan,

Teknik dan kemampuan bukanlah hal yang paling penting. Untuk memahami secara penuh hal-hal yang melebihi sekedar kemampuan, kita perlu menggunakan hati dan jiwa kita. Standar perilaku yang Nabi Kongzi tetapkan bagi kita bukan semata-mata kritik keras pada dunia sekeliling kita; namun tentang menempatkan waktu dan energi kita yang terbatas untuk digunakan dengan baik dan mengarahkan kritik dari dalam batin kita untuk hati dan pikiran kita sendiri.

Kita seharusnya lebih keras pada diri kita sendiri, lebih jujur dan toleran pada orang lain. Saat ini kita selalu mengatakan seseorang yang baik seharusnya jujur dan terbuka, walau bukan berarti naif dan mudah dimanipulasi; namun sebaliknya toleransi untuk memaafkan kesalahan orang lain, memperlakukan dengan cinta-kasih, dan melihat berbagai hal dari sudut pandang orang lain juga tak kalah pentingnya.

Karena alasan ini, hanya Junzi sejati yang mampu 'tidak keluh gerutu pada Tian, sesal penyalahan pada sesama manusia'…

TAHU BATAS AGAR TAK POST POWER SYNDROME

Gambar
Salam Kebajikan,

Perasaan dibuang muncul saat kita masih 'menginginkan' berada di posisi tertentu dan kita merasa telah berjasa sehingga berhak atas posisi tersebut. Seringkali orang yang merasa dibuang menudingkan telunjuk pada para penggantinya dan menuduh tidak menghormati dirinya yang telah berjasa, dan menyingkirkan dari posisi terhormat yang seharusnya melekat padanya selamanya.

Perasaan inilah yang acapkali menjadi biang ketidakpuasan dan keretakan hubungan yang pada akhirnya menimbulkan konflik. Apakah perbuatan membuang memang dilakukan oleh para penggantinya? Belum tentu.

Perasaan dibuang menunjukkan rasa kesepian dan perasaan ketakutan yang akut pada dirinya karena tak lagi menjadi pusat perhatian dan tak punya lagi 'kekuasaan'. Banyak hal yang dilakukan oleh orang-orang seperti ini, orang-orang yang pernah menjadi pusat perhatian dan memiliki 'kekuasaan' yang justru menyebabkan dia kehilangan rasa hormat dari orang-orang yang sebetulnya tetap men…

BIADAB! EMPAT PRIA PERKOSA DAN BAKAR HIDUP-HIDUP SEORANG WANITA!

Gambar
New Delhi—Empat pria di India mengaku telah memperkosa seorang wanita secara bergiliran. Tak hanya memperkosa, keempat pria itu juga membakar korban hidup-hidup. Seperti dilansir oleh Detik.Com dari CNN, Senin (2/12/2019).

Salam Kebajikan,

Bila seandainya ada berita di media online atau koran berjudul "Biadab! Empat Pria Perkosa dan Bakar Hidup-hidup Seorang Wanita" dan artikel lain berjudul "Buat Apa Mengkritik, Lebih Baik Memuji", mana yang akan Anda baca terlebih dahulu?

Sebagian besar orang akan membaca berita 'negatif' karena penasaran dan belum tentu membaca artikel 'positif'. Jadi berita di atas kemungkinan besar akan dibaca terlebih dahulu, artikel tentang memuji dibaca belakangan atau bahkan tidak dibaca. Entah dengan Anda.

Pada kenyataannya, setiap hari kita dibombardir oleh tulisan-tulisan negatif. Media-media online, koran, TV, meme, chatting, update status, judul berita, grup-grup WA, Line, telegram dipenuhi dengan hal-hal negatif dan…

PEMIMPIN ADALAH PEMBACA

Gambar
Salam Kebajikan,

Saat membaca buku biografi Warren Buffett, salah seorang orang terkaya dunia dan filantropi yang menyumbangkan sebagian besar kekayaannya, mungkin Anda akan terkejut dengan salah satu kebiasaannya yang menyebabkan dia menjadi semakin sukses, yaitu kebiasaan membaca buku. Buffett membaca buku rata-rata 6 jam per hari. Ya, enam jam.

Coba tanya pada diri Anda, berapa lama waktu yang Anda sediakan untuk membaca buku setiap bulan, setiap minggu, setiap hari? Sungguh mengejutkan, sebagian besar dari orang-orang yang telah menyelesaikan sekolah sangat jarang membaca buku. Mereka membiarkan buku menjadi pajangan dan merasa telah terbebas dari kewajiban untuk membaca buku dan tak lagi sempat/menyempatkan diri membaca.

Apakah kita harus prihatin ataukah menganggapnya sebagai suatu hal yang wajar?

Faktanya: saat kebanyakan dari kita tak sempat (atau tidak menyempatkan) membaca karena berbagai alasan, Buffet justru menjadi antitesis atas alasan kita. Konon Mark Zuckerberg, Bil…

DIFFABLE BUKAN DISABLE, SEBUAH SPIRIT MENGHARGAI

Gambar
Salam Kebajikan,

Dalam upaya menjaga kesehatan, beberapa bulan terakhir ini, setiap ada kesempatan saya berupaya untuk berjalan kaki 10.000 langkah dalam satu hari, minimal 5 hari dalam seminggu. Dua hari sisanya saya berupaya berjalan minimal 5000 langkah.

Upaya kecil dan sederhana ini nampak mudah tapi sebetulnya memerlukan goal dan komitmen. Tanpa goal dan komitmen yang cukup kuat niscaya 10 ribu langkah tak akan tercapai. Banyak hal yang akan menghambat dan semua alasan adalah alasan masuk akal dan sahih. Belajar dari upaya sederhana ini kita sadari, goal dan komitmen sangat penting. Pada dasarnya pencapaian-pencapaian dalam kehidupan kita, sebagian besar karena adanya goal dan komitmen.

Agar kita punya komitmen pada goal kita, perlu ada 'emosi' dalam goal kita. Nah 'emosi' dalam goal saya adalah kalau saya tidak sehat bagaimana saya bisa panjang umur dan melihat keindahan dunia bersama anak-anak serta istri saya? Maka saya perlu persisten melakukan 'hal k…

TERIMA KASIHKU PADA IBU BAPAK GURU

Gambar
Salam Kebajikan,

Kemarin adalah Hari Guru.

Pada momen itu saya teringat pada satu kejadian yang berkaitan dengan Guru.

Pada saat saya duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama pada tahun 1980-an, diadakan lomba mencipta lagu Hymne Guru tingkat nasional oleh pemerintah. Pada akhirnya Pak Sartono dengan lagu "Hymne Guru, Pahlawan Tanpa Tanda Jasa" keluar sebagai pemenang. 
Dalam ingatan saya—entah mengapa—pada waktu itu tidak ada pemenang pertama, pak Sartono menjadi juara harapan. Setelah pengumuman lomba lagu tersebut, sekolah kami mulai berlatih menyanyikan lagu Hymne Guru:
Hymne Guru

Terpujilah wahai engkau ibu bapak guru
Namamu akan selalu hidup dalam sanubariku
Semua baktimu akan kuukir di dalam hatiku
Sebagai prasasti terima kasihku
Tuk pengabdianmu

Engkau sebagai pelita dalam kegelapan
Engkau laksana embun penyejuk dalam kehausan
Engkau patriot pahlawan bangsa
Tanpa tanda jasa
Sosok Guru adalah sosok yang penting dalam peradaban dunia. Dalam keyakinan agama Khonghucu G…

TES KESEHATAN JASMANI DAN ROHANI

Gambar
Salam Kebajikan,

Beberapa hari yang lalu saya melakukan tes kesehatan, mencakup tes kolesterol, gula darah, massa otot, lemak, cairan dalam tubuh, kepadatan tulang, usia biologis (body age), BMI, BMR, dan visceral fat dengan tiga alat tes berbeda.

Tes kesehatan menunjukkan vital signs (angka-angka vital) kesehatan tubuh, sehingga saya dan Anda dapat mengetahui hal-hal apa saja yang diperlukan agar vital sign yang kurang baik dapat diperbaiki, sehingga dalam jangka panjang tidak menimbulkan penyakit. Misalnya makanan atau minuman apa yang mesti dikurangi atau ditambah, apakah kita cukup minum atau tidak, apakah kita cukup bergerak/berolahraga atau tidak, suplementasi alami dengan phytofactor apa yang diperlukan agar vitamin dan mineral tubuh terpenuhi. Dari tes ini kita juga dapat mengetahui apakah body age kita lebih tua, sesuai, atau lebih muda dari angka usia kita sebenarnya.

Hasil tes beberapa hari yang lalu menunjukkan ada beberapa vital sign tubuh saya yang masih mesti dipe…

EMPAT KONTEN YANG SEBAIKNYA DIHINDARI DALAM MEDSOS

Gambar
Salam Kebajikan,

Pada saat saya menjadi salah seorang pembicara dalam suatu seminar kebangsaan, ada seorang anak muda curhat dan bertanya pada saya apa yang mesti dia lakukan karena akhir-akhir ini merasa tidak bebas dan takut berurusan dengan hukum saat dia menggunakan media sosial.

Saya jawab: Tak perlu takut. Mengapa mesti takut? Kita hidup di negara Indonesia yang bebas dan demokratis berdasar Pancasila; bebas mengemukakan pendapat. Namun saran saya pada anak muda tersebut agar menghindari status, stories, feed, tweet, atau meng-upload konten youtube yang berkenaan dengan:
Agama orang lain Ujaran kebencian Menyebarkan hoaxPornografi Kekhawatiran anak muda tersebut cukup beralasan karena semakin sering orang berurusan dengan hukum berkenaan dengan status, stories, feed, tweet, atau konten youtube yang dilaporkan telah melanggar UU ITE, UU No. 1 Pnps 1965 dan KUHP.

Kondisi ini memang membuat tidak nyaman dan menimbulkan rasa khawatir, namun demikian tak perlu membuat yang bers…

BUAT APA MENGELUH TAK BERKESUDAHAN? FOKUSLAH PADA SOLUSI.

Gambar
Salam Kebajikan,

Dalam aktivitas bisnis dan sosial yang saya tekuni, mengharuskan saya bertemu dan berkomunikasi dengan banyak orang. Banyak hal menarik yang dapat dicatat dari orang-orang yang sempat bertemu dan berkomunikasi dengan saya.

Satu hal yang umum: sebagian besar orang yang saya temui tidak bahagia dengan keadaannya sekarang. Mereka mengeluh tentang pekerjaan, teman-teman kerja, atasan, bawahan, bos, anak, istri, dan orang-orang yang mereka kenal. Mereka mengeluh tak punya waktu, harus lembur, jarang bertemu istri dan anak, tapi penghasilan tidak memadai, politik kantor, sikut-sikutan antar teman di kantor, baru di phk, bisnis sepi, pensiun dan banyak lagi. Hidup mereka bagaikan katak dalam sumur yang tak dapat melihat dan merasakan luas dan indahnya dunia.

Mereka merasa terjebak dalam lingkaran tak berujung. Mereka merasa hidup dalam masalah dan perlu keluar dari kondisi tersebut namun tak tahu bagaimana caranya. Mereka merasa tidak berpendidikan tinggi, terlalu tua, t…