Postingan

CATATAN TERBARU

EMPAT POLA/SI GE 四格 DALAM BERORGANISASI

Gambar
Salam Kebajikan,

Beberapa hari yang lalu saya membaca status Facebook Suhu Chew Kong Giok mengenai 四格 Si Ge/Su Ko yang merupakan re-post dari status FB tanggal 18 Mei 2016. 
Saya pikir tulisan ini penting dan bermanfaat bila saya masukkan dalam blog.

Ini yang suhu Chew tulis dalam FB:
Suatu negara atau organisasi membutuhkan suatu tim yg baik, dalam ajaran Nabi kita, tim ini disebut 四格 Si Ge/Su Ko (empat pola atau empat susunan), yakni : 德行 De Xing, 言语 yan yu, 政事 cheng shi, dan 文学 wen xue.

1. De Xing adalah pelaksana;
2. Yan Yu adalah ahli diplomasi;
3. Zheng Shi adalah ahli strategi, perencana dan pengatur, dan;
4. Wen Xue adalah ahli Kitab.

Ungkapan ini terdapat dalam kitab Lunyu XI: 3.

Di Bandung pernah mencoba melaksanakan Si Ge ini: 
Zheng Shi, adalah Alm. Bpk Edie Rhinaldi; Yan Yu, adalah Bpk. Yansen Dalimartha; Wen Xue, adalah Sdr. Gotok, dan; De Xing, saya sendiri (suhu Chew–pen). 
Tapi sayang tidak dapat berlangsung lama, karena Bpk. Edie Rhinaldi dipanggil keharibaan Tian, sehingg…

PERINGATAN HARLAH NABI YANG ISTIMEWA

Gambar
Salam Kebajikan,

Pada tanggal 12 Oktober 2008, MATAKIN menyelenggarakan peringatan Hari Kelahiran Nabi Kongzi yang ke-2559. 
Peringatan Harlah Nabi tersebut bagi umat Khonghucu Indonesia adalah peringatan yang sangat istimewa.

Mengapa istimewa? 
Ada beberapa alasan dikatakan istimewa.
Peringatan tersebut dilaksanakan di lapangan sepakbola Persikabo Cibinong dengan dihadiri lebih kurang 10.000 umat Khonghucu. Dalam peringatan tersebut dilakukan persembahyangan dengan persembahan Da lao sesuai pesan dalam kitab Liji (Catatan Kesusilaan) oleh seluruh umat Khonghucu yang hadir. Seluruh umat yang hadir bersembahyang dan berdoa untuk bangsa dan negara. Ya bersembahyang, bukan hanya berdoa. Seluruh umat mengangkat dupa, bukan hanya pemimpin sembahyang. Seluruh umat dengan dipimpin oleh pimpinan sembahyang dan doa melakukan penghormatan tertinggi pada Tian dan Nabi dengan San Gui Jiu Kou. Seluruh persembahyangan dan doa dilaksanakan di tengah lapangan sepakbola.Setelah persembahyangan dan do…

KETELADANAN XIAO 孝 DAN TI 悌

Gambar
Salam Kebajikan,
"Maka seorang Junzi mengutamakan pokok; sebab setelah pokok itu tegak, dao akan tumbuh. Xiao 孝 (Laku Bakti) dan Ti 悌 (Rendah Hati) itulah pokok Ren 仁 (Cinta Kasih)."Teringat masa kecil hingga remaja saat saya dan kakak-kakak masih lengkap dan tinggal bersama papa mama di kota Bandung, saya merasa itu adalah salah satu simpul kehidupan yang penting untuk dikenang. Dikenang bukan karena harta benda yang kami miliki, bukan karena rumah mewah yang kami punyai. Bukan pula karena kawasan elite yang kami diami.

Patut dikenang karena nilai-nilai kebajikan yang diajarkan bukan hanya melalui kata-kata tapi melalui keteladanan. Papa dan mama adalah umat Khonghucu yang taat menjalankan tradisi dan nilai-nilai kebajikan yang bersumber dari ajaran agama Ru-Khonghucu.

Beliau berdua mewarisi tradisi dan nilai-nilai kebajikan tersebut dari engkong-ema/akung-apoh dan leluhur serta pengalaman hidup mereka. Saya baru tahu apa yang diajarkan dan diteladankan bersumbe…

MENGGENAPKAN BAKTI

Gambar
Salam Kebajikan,

Dalam banyak kesempatan, saya seringkali memikirkan papa dan mama yang telah berpulang beberapa tahun yang lalu. 
Bagi saya, papa dan mama adalah orang-orang luar biasa yang telah menunaikan tugas dengan sangat baik sebagai wakil Tian di dunia yang mewariskan tubuh, pendidikan dan nilai-nilai kebajikan dalam kehidupan saya. Apa yang papa dan mama lakukan merupakan budi yang tak mungkin terbalas. 
Saya sering bertanya dalam hati apakah saya patut dinamai anak yang berbakti? 
Saya merasa masih jauh. 
Masih banyak hal yang perlu dilakukan dalam sisa umur saya untuk menggenapkan laku bakti. Semoga Tian masih memberi cukup kesempatan pada saya menggenapkan laku bakti hingga sampai puncaknya. 
Seperti disabdakan Nabi Kongzi dalam Xiao Jing (kitab Bakti), "Menegakkan diri hidup menempuh Jalan Suci, meninggalkan nama baik di jaman kemudian sehingga memuliakan ayah bunda, itulah akhir laku bakti."
Zengzi, salah seorang murid Nabi Kongzi menjelaskan mengenai laku bakti…

CATATAN KEBAKTIAN ONLINE

Gambar
Salam Kebajikan,

Beberapa minggu terakhir umat Khonghucu mulai melaksanakan kebaktian online. 
Kebaktian online merupakan langkah terobosan yang harus dilakukan karena kondisi lingkungan yang tidak memungkinkan sehubungan dengan adanya Covid-19. Diperlukan upaya bersama untuk memutus penularan, salah satunya dengan tidak berkumpul dan menjaga jarak. 
Saya kira kondisi akan berlangsung berbulan-bulan ke depan. Bukan tidak mungkin, pasca pandemi kita akan menjalankan kehidupan yang tak lagi sama agar penyakit tidak lagi menyebar. Maka kebaktian online bisa jadi merupakan alternatif kebaktian yang bukan bersifat sementara.

Mengenai kebaktian online, saya ingin memberi beberapa catatan.

Spirit dari kebaktian online adalah untuk menggantikan kebaktian umat Khonghucu yang biasa diselenggarakan di Litang, Miao/kelenteng atau Kongmiao. 
Bukan dimaksudkan untuk sekedar tontonan, tapi untuk diikuti secara aktif oleh umat di rumah masing-masing. 
Dengan demikian, pada saat sembahyang dan doa p…

JUNZI BERUSAHA DENGAN SUNGGUH-SUNGGUH

Gambar
Salam Kebajikan,
Beberapa minggu terakhir ada cukup banyak kegiatan online yang saya ikuti baik sebagai peserta maupun sebagai pembicara dalam berbagai bidang, baik perkuliahan, bisnis, sosial-lintas agama, kebaktian, maupun diskusi keagamaan Khonghucu yang dilakukan melalui berbagai aplikasi untuk menunjang diskusi atau presentasi online.

Dalam mengikuti kegiatan-kegiatan online, khususnya saat menjadi pembicara diperlukan persiapan dan pengetahuan yang cukup. Bukan saja mengenai pemanfaatan aplikasi, tapi juga mengenai materi yang akan dibawakan. Tanpa persiapan dan pengetahuan yang cukup dalam pemanfaatan aplikasi, akan menyebabkan presentasi dan diskusi terganggu dan tidak berjalan dengan mulus. Koordinasi yang baik mengenai hal-hal detail dan teknis sebelum acara dimulai serta melakukan check and recheck perlu pula dilakukan. Hal-hal tersebut sangat berpengaruh terhadap kualitas dan kelancaran kegiatan online yang kita ikuti dan laksanakan.

Tak kalah pentingnya tentu saj…

KETERKAITAN DAN KETERHUBUNGAN KEBAIKAN

Gambar
Salam Kebajikan,

Tadi siang kami berbelanja ke pasar setelah 12 hari yang lalu melakukan hal yang sama. Saya pikir pasar adalah tempat kita dapat merasakan bahwa kebaikan itu milik setiap orang, apapun etnis, suku, ras, agama dan golongan orang-orang yang kita temui. Di pasar kita menemukan kenyataan bahwa kebaikan bukan milik satu etnis, suku, ras, agama atau golongan tertentu.

Saya acapkali merasa kagum dan terharu dengan kebaikan pedagang-pedagang di pasar tempat kami biasa berbelanja sayur, tahu, tempe, oncom, bawang merah, bawang putih, cabe, ikan asin, ayam, kerupuk, telor, kacang, jamur, pepaya, ubi, singkong, labu, petai, kelapa, jengkol, bumbu-bumbu dan macam-macam kebutuhan pokok lain.

Mereka begitu ramah dan tulus melayani dan memberi. 
Mungkin Anda heran. Kok "memberi"? 
Betul memberi, bukan meminta. Kadang beberapa dari mereka memaksa kami menerima kebaikan mereka.

Kami pernah dipaksa untuk tidak usah membayar belanjaan kami, ketika kami…

SETARA ITU BUKAN SAMA

Gambar
Salam Kebajikan,

Setiap tanggal 21 April, kita bangsa Indonesia memperingati Hari Kartini.

Kartini adalah pejuang emansipasi yang mempertanyakan subordinasi wanita oleh pria dan berjuang untuk adanya kesetaraan melalui tulisan-tulisannya yang bernas. Kartini mempunyai pemikiran mendahului zamannya yang dipenuhi dengan ketidaksetaraan dalam budaya patriarki yang begitu mengakar, menempatkan wanita pada sedikit pilihan dalam menapaki kehidupannya. 
Kita tak berada pada waktu yang sama dengan Kartini dan para perempuan di zamannya, tapi dari sejarah dan surat-surat Kartini kita dapat membaca, membayangkan dan merasakan betapa ketakadilan begitu mencengkeram para Wanita, tak terkecuali pada Kartini.

Banyak perempuan negeri ini berjuang bagi kemerdekaan negeri maupun kemerdekaan kaumnya seperti Tjut Nyak Dien, Tjut Nyak Meutia, Dewi Sartika, Martha Christina Tiahahu, Maria Walanda Maramis, Hajjah Rangkayo Rasuna Said, Auw Tjoei Lan, dan lain-lain.

Walaupun telah banyak kemajuan yan…

KISAH TIGA TIKUS

Gambar
Salam Kebajikan,

Kali ini mari kita gunakan waktu untuk membaca cerita sederhana dibawah ini dan menyediakan kepingan hati untuk meresapi dan merenungkan moral cerita yang terkandung di dalamnya.


Suatu kali, ada tiga tikus sawah berjalan di antara sawah-sawah, semua sibuk dengan persiapan untuk melalui musim dingin.

Tikus sawah pertama mati-matian mencari perbekalan, membawa semua jenis biji-bijian dan benih ke dalam liang.

Tikus sawah yang kedua mencari sesuatu untuk menahan dingin, dia menyeret banyak jerami dan kepal benih yang halus ke dalam lubang.

Dan tikus sawah yang ketiga? Ia tetap berkeliling di sekitar sawah itu, melihat ke langit, lalu ke tanah, dan kemudian berbaring untuk beristirahat sementara waktu.

Dua sahabatnya yang bekerja keras memarahi tikus ketiga dan berkata, "Kamu sangat malas, tidak melakukan persiapan apa-apa untuk melalui musim dingin, nanti kita lihat bagaimana kamu menghadapi musim dingin yang akan datang!"

Tikus ketiga tidak men…