Postingan

CATATAN TERBARU

PRIORITAS DAN MENGASAH DIRI

Gambar
Salam Kebajikan,

Dalam kehidupan modern yang semakin kompleks dengan berbagai pilihan tersedia, sering kali kita hanyut dalam denyut nafas kehidupan yang semakin hari semakin cepat dan melelahkan.

Apa yang Anda lakukan saat Anda mulai merasa jenuh, overheat, stress dan tak lagi punya waktu untuk diri Anda dan keluarga Anda karena kesibukan yang sangat luar biasa?

Sudah waktunya Anda menata kembali kehidupan, mengetahui prioritas dan menyesuaikan aktivitas Anda dengan irama alam.

Stephen R. Covey dalam buku "7 Habits For Highly Effective People" menganjurkan pada kita untuk memilah aktivitas ke dalam 4 kuadran. Kuadran tersebut dibagi berdasarkan urgent (mendesak)–tidak urgent dan penting–tidak penting.

Kehidupan yang efektif adalah kehidupan dalam kuadran 2, yaitu saat sebagian besar waktu kita diprioritaskan untuk mengerjakan hal-hal yang penting dan tidak mendesak (important–not urgent). Dengan melakukan sebagian besar aktivitas dalam kuadran ini, hidup kita diarahka…

DIAM ADALAH EMAS

Gambar
Salam Kebajikan,

Ada pepatah yang mengatakan "diam adalah emas", silence is golden.

Pepatah sederhana yang seringkali dilanggar. 
Dalam banyak situasi, ketidakmampuan mengontrol diri dan melanggar nasihat ini berakibat buruk bagi pelanggar, setidaknya merusak hubungan yang telah terjalin.

Di lini masa sekarang ini banyak berseliweran ungkapan perasaan dan opini dari orang-orang, baik mengenai masalah pribadi, keluarga, sosial, pendidikan, keagamaan, politik, dan kenegaraan. Dari hal-hal 'kecil' seperti kaki terluka sampai hal-hal 'besar' seperti ancaman terorisme. Membaca hal-hal tersebut, kita kadang tersenyum geli, sedih, prihatin, dongkol, gundah gulana, dan berbagai macam perasaan bercampur aduk.

Baru-baru ini seorang Dandim dan dua prajurit TNI dihukum karena para istri melanggar kaidah diam adalah emas. Ada dua hal yang diduga dilanggar dalam kejadian ini, yaitu pelanggaran etika dan hukum. Kita mahfum adanya disiplin militer memang lebih keras dan t…

CATATAN ATAS CURAHAN HATI PEMUDA

Gambar
Salam Kebajikan,

Setelah selesai perkuliahan agama Khonghucu yang saya ampu, seorang mahasiswa menghampiri saya dan mengajak mengobrol atau lebih tepatnya curhat. Pengalaman seperti ini bukanlah hal yang aneh karena acapkali terjadi. Karena masih ada waktu yang cukup longgar sebelum saya memenuhi janji untuk bertemu orang, maka saya menyediakan waktu untuk mendengarkan.

Saya pikir sesi curhat dan obrolan yang berulang seperti ini perlu saya beri catatan dalam blog ini.

Catatan pertama adalah ada kebutuhan nyata dari para pemuda untuk didengarkan dan diberi kesempatan untuk mengemukakan apa yang dia pikirkan atau rasakan kepada orang yang mau mendengarkan dan dia percaya dapat diajak diskusi atau didengarkan pandangannya.

Catatan kedua adalah para pemuda merasa tidak mempunyai banyak pilihan tempat dia dapat menyalurkan curahan hati atau pandangannya. Mereka jarang menemukan rohaniwan atau tokoh agama yang mau menyimak dan mampu memberi jawaban atas persoalan-persoalan yang dia ha…

TIGA LEVEL BERAGAMA

Gambar
Salam Kebajikan,

Akhir-akhir ini timbul ungkapan untuk apa beragama? Agama membuat kehidupan menjadi tidak harmonis, saling membenci, menegasi, merasa paling benar, bahkan peperangan. Tak sedikit orang menjadi agnostik yaitu orang yang percaya pada Tuhan, tidak pada agama, bahkan ateis.

Bagaimana Anda hidup beragama?

Apakah Anda mengutamakan: 
1. Sisi luar (mengikuti aturan, boleh dan tidak boleh)? 2. Pengkajian, pemahaman, (intelektualitas)? 3. Spiritualitas? 
Ketiga pertanyaan ini akan mengantarkan kita pada jawaban mengapa orang meragukan agama.

Bila kita melihat fenomena orang beragama sekarang—khususnya di Indonesia—yang menonjol adalah orang-orang menjalankan agama mengutamakan sisi luar yaitu bagaimana berpakaian, ketekunan beribadah, cara bersalam, cara berdoa yang benar, cara menancapkan dupa yang benar, dll. Hal ini disebabkan orang-orang tersebut pada umumnya membaca dan memahami kitab suci secara letterlijk, tanpa melihat konteks; kitab suci dipandang sebagai sekumpu…

MENURUT KITAB SUCI, TEPAT WAKTU ADALAH UTAMA

Gambar
Salam Kebajikan,

Saya seringkali mendapat undangan seminar, FGD, diskusi, workshop, dan kegiatan-kegiatan lain. Ada satu persamaan yang umum terjadi, yaitu acara dilaksanakan tidak tepat waktu. Hanya ada satu dua kegiatan saja yang dilaksanakan tepat waktu.

Saya juga telah banyak berkunjung atau diundang ke berbagai daerah di Indonesia untuk menghadiri acara-acara keagamaan Khonghucu, termasuk menghadiri kebaktian untuk beribadah, atau memberi uraian agama (kotbah). Fenomena yang sama seperti acara-acara lainnya terjadi.

Di Indonesia 'ngaret' seakan sudah membudaya, tak terkecuali umat Khonghucu.

Waktu seakan tidak penting.

Padahal waktu sangat penting. Coba tanyakan pada pelari 100 m, pada orang yang selamat dari kecelakaan karena selisih waktu sepersekian detik, atau pada orang yang ketinggalan pesawat.

Penyebab 'ngaret' pada umumnya karena masih menunggu pembicara yang belum lengkap atau peserta belum banyak yang hadir. Begitu pun ibadah atau kebaktian acapkali

BELAJARLAH AGAMA KHONGHUCU DARI TUJUAN

Gambar
Salam Kebajikan,

Apakah Anda pernah menggunakan aplikasi google map atau waze? Saya sering. Saya pikir Anda pun acapkali menggunakan salah satu atau kedua aplikasi tersebut saat Anda hendak menuju ke suatu tempat yang Anda kurang familiar.

Apa yang Anda lakukan saat Anda menggunakan aplikasi tersebut yang telah terpasang dalam telepon genggam Anda? Ya betul, Anda menuliskan tempat yang hendak Anda tuju.

Mengetahui tujuan sangat penting agar Anda dapat tiba ke suatu tempat yang ingin Anda capai. Pertanyaannya: Apakah Anda mempunyai tujuan yang jelas dalam kehidupan Anda? Menurut penelitian, hanya 3% orang yang mengetahui dengan jelas tujuan hidup mereka dan menuliskan/menggambarkannya. Merekalah orang-orang paling sukses di muka bumi ini.

Bagaimana agama Khonghucu menuntun umatnya agar sukses jasmani dan rohani? Jawabannya: Anda perlu membaca, menghayati dan melaksanakan tuntunan Kitab Da Xue sebagai awal Anda mencapai kesuksesan. Kitab Da Xue Bab Utama memberi bimbingan pada k…

YAKIN DIDALAM IMAN (CHENG XIN 誠信)

Gambar
Salam Kebajikan,

Tanggal 25 September 2019/Ba Yue 27, 2570 adalah hari peringatan Kelahiran Da Cheng Zhi Sheng Kongzi. Marilah kita baca Jing yang saya kutipkan dibawah berulang-ulang untuk bahan renungan dan penelusuran batin agar beroleh ketenangan dan pencerahan sehingga mampu menangkap makna kelahiran Nabi Agung Sepanjang Masa dengan mengejawantahkan ajaran dan keteladananNya dalam kehidupan sehari-hari. 

誠 信
Cheng Xin

莫 非 命 也,順 受 其 正。
Mo fei ming ye, shun shou qi zheng

萬 物 皆 備 於 我 矣 反 身 而 誠,樂 莫 大 焉。
Wan wu jie bei yu wo yi fan shen er cheng, Le mo da yan.
誠 者,天 之 道 也, 誠 之 者,人 之 道 也。
Cheng zhe, tian zhi dao ye, cheng zhi zhe, ren zhi dao ye.
誠 者 物 之 終 始,不 誠 無 物。君 子 誠 之 為 貴。
Cheng zhe wu zhi zhong shi, bu cheng wu wu. Jun zi cheng zhi wei gui.
盡 其 心 者, 知 其 性 也。知 其 性 則 知 天 矣。
Jin qi xin zhe, zhi qi xing ye. Zhi qi xing ze zhi tian ye.
存 其 心, 養 其 性, 所 於 事 天 也。
Cun qi xin, yang qi xing, suo yi shi tian ye.

TIADA MUSIK DAN UCAPAN SELAMAT DALAM UPACARA PERNIKAHAN

Gambar
Salam Kebajikan,

Kemarin saya menghadiri upacara Liyuan pernikahan diLitang Harmoni Kehidupan Cimanggis. Upacara dimulai dengan menghormat dan bersembahyang di hadapan altar Tian dengan dipimpin oleh seorang rohaniwan. Setelah itu upacara berlanjut mengikuti tata upacara liyuan yang tertuang dalam tata agama dan tata laksana upacara, hasil kesepakatan para tetua, rohaniwan dan tokoh-tokoh agama. Beberapa hal menyesuaikan zaman.

Pada saat upacara dalam momen-momen tertentu diperdengarkan musik, setelah upacara selesai dilaksanakan acara menghormat dengan menyajikan teh (te pai) pada keluarga (yang lebih tua) pihak mempelai laki-laki dan keluarga mempelai perempuan. Lazim pula setelah itu pengunjung mengucapkan selamat.

Apakah keluarga mempelai melaksanakan persembahyangan 'cioo thau' di rumah kehadapan Tian dan leluhur dengan dipimpin oleh orang tua? Mungkin saja tidak. Karena mungkin saja keluarga tidak lagi memelihara altar leluhur.

Entahlah... 
Zaman berubah...

Beberapa t…

AYO MENULIS, TULISKAN APA YANG ADA DALAM HATI.

Gambar
Salam Kebajikan,

Menulis seperti juga berbicara di depan umum, bagi kebanyakan orang bukanlah hal yang mudah untuk dilakukan. Hanya dalam momen-momen tertentu orang tiba-tiba bisa menulis atau berbicara di depan umum, misalnya saat mengalami tragedi atau ditinggalkan oleh orang yang dikasihi.

Bagi orang yang mempunyai blog, mengikuti kuliah, atau sering mendapat undangan menjadi narasumber dengan bermacam-macam topik, menulis merupakan tantangan tersendiri, apalagi bila sedang menjalani kesibukan padat dan melelahkan.

Tahun ini saya mempunyai target pribadi untuk setiap bulan minimal menulis 8 buah tulisan dalam blog. Syukur banyak yang membaca, walau sedikit yang membaca saya akan terus berusaha menulis. Tujuannya agar saya dapat mengasah diri dalam menulis dan terus menambah pengetahuan dengan membaca. Saya berusaha membuat tulisan-tulisan yang relevan dengan kondisi kekinian dalam gaya bahasa non baku, diselingi sesekali dalam bahasa yang lebih kitabiah dan formal untuk variasi a…