TOUS LES JOURS

Salam Kebajikan,

Saya suka makan roti tous les jours yang lezat dan konon katanya, sehat. Sebagai orang Indonesia berlidah Sunda, saya tak bisa apalagi fasih mengucapkan kata tous les jours dan pada awalnya tak tahu apa arti kata tersebut. Kalau ditelusuri lebih jauh, ternyata perusahaan roti tersebut bukan perusahaan Perancis, tapi perusahaan Korea.

Tu-le-dzyu begitu kurang lebih dibacanya menurut teman yang telah melanglang buana ke manca negara dan fasih berbahasa Perancis. Jauh amat dengan cara saya membaca yang selama ini saya gumamkan dalam hati.

Tous les jours mempunyai arti setiap hari begitu menurut si mbah google. Saya cuma bisa menebak-nebak mengapa kata itu menjadi merek dagang sebuah perusahaan roti. Mungkin dimaksudkan roti dibuat tiap hari agar selalu fresh, lezat dan sehat? Entahlah. Perusahaan  tersebut yang tahu dan saya juga tidak hendak mempromosikan lebih lanjut mengenai roti.

"Bila suatu hari dapat membaharui diri, perbaharuilah terus setiap hari dan jagalah agar baharu selama-lamanya." Begitu pesan raja Tong yang ditulis pada tempayan dan terus dikumandangkan oleh umat Khonghucu setidaknya di Indonesia saat menjelang dan merayakan xin nian.
 
Setiap hari adalah waktu yang kita lalui dalam upaya setapak demi setapak, merangkai kehidupan yang dipenuhi makna atau kehidupan tak tentu arah; mengisi minggu, bulan dan akhirnya tahun berikut, terus begitu sampai akhirnya ajal menjemput.

Momen tahun baru bisa bermakna tapi bisa juga sama dengan hari-hari lain yang setiap hari kita lalui. Tahun baru bisa berarti hura-hura, bisa juga jadi simpul penting yang sarat makna. 

Setiap tahun, saat menjelang tahun baru saya selalu berupaya melakukan kontemplasi dan membuat resolusi untuk menapaki tahun yang baru. Kontemplasi dan resolusi yang telah dibuat, 'disempurnakan' dalam janji di hati yang diutarakan saat saya bersembahyang dan berdoa kehadapan sang Khalik serta janji prasetya saya untuk menjadi anak keturunan yang berbakti dengan menegakkan diri serta meneruskan cita-cita mulia orang tua dan leluhur.

Upaya menjaga semangat saya agar resolusi terlaksana, saya perlu mengafirmasi resolusi saya setiap hari, dan saya juga perlu memperbaiki diri saya setiap hari dengan membaca buku, mendengarkan cd-cd dan  beribadah. Tak kalah pentingnya saya perlu mawas diri, duduk diam dalam keheningan, jingzuo untuk melatih fokus dan meneliti kedalaman batin tempat cahaya kebajikan Tian bersemayam.

Langkah-langkah kecil sederhana perlu saya lakukan dengan sengaja, setiap hari. Satu kecupan dipipi bagi anak dan pasangan, memberi pujian, mengurangi kritik, memberi hadiah kecil, pelukan untuk anak, membatasi asupan gula dan garam, dengan sengaja jalan kaki atau berolah raga, beramal dan banyak hal kecil lain yang bisa saya dan anda lakukan agar hidup lebih bermakna. Dengan demikian hidup lebih 'lezat' (lapang), sehat dan segar setiap hari.

Perbaikan-perbaikan kecil perlu saya dan anda lakukan, walau tak mudah karena seringkali ego menguasai diri dan rasa malas acap berkuasa menaklukan semangat. Tous les jours, setiap hari saya perlu merefresh diri saya agar saya tetap merasa hijau dan tidak pernah angkuh merasa diri telah matang, karena kalau saya telah merasa matang, jangan-jangan saya akan seperti buah matang yang sebentar lagi membusuk. Itulah makna membaharui diri setiap hari dan menjaga agar baharu selama-lamanya.

Hanya langkah-langkah kecil yang saya dan Anda perlu kerjakan untuk pencapaian besar. Mudah? Awalnya tidak, sampai itu jadi suatu kebiasaan. Tous les jours. (US)

Postingan populer dari blog ini

KELENTENG DAN SHEN MING

MEJA ABU LELUHUR

TAHUN BARU