INFINITY


Salam Kebajikan,

Dalam kamuslengkap.com dikatakan infinity kb. (j. -ties) jumlah tak berakhir. to count to i. menghitung sampai berapa saja/tak terbatas. Dalam wordnet dikatakan 1. Time without end, 2.Unlimited extent of time, space, or quantity; eternity; boundlessness; immensity. Dalam wikipedia diartikan sebagai tak hingga atau ananta (Bahasa Inggris: infinity atau infinite) sering ditulis ∞, ialah bilangan yang lebih besar daripada tiap-tiap yang kemungkinan dapat dibayangkan.

Tema Dispenkasi ke 32 yang diselenggarakan oleh PAKIN Tangerang dengan dukungan dari Khongcu Bio dan Boen Tek Bio serta MATAKIN dari tanggal 19–21 April 2019 adalah Infinity. Tema ini terinspirasi oleh film Avengers: Infinity War yang begitu mendunia.

Infinity dalam Dispenkasi tentu saja bukan mengenai bilangan tak berakhir dalam matematika atau fisika atau infinity dalam film. Infinity berkaitan dengan semangat yang harus dimiliki oleh para peserta dalam menggapai sukses. Infinity berkenaan dengan kebulatan tekad, passion, dan upaya terus menerus plus kemauan belajar dan kerja keras. Panitia merumuskan sukses dengan 3 + 1 × ∞. Jadi, tema infinity disini ingin membuka wawasan para peserta mengenai kunci sukses.

Dalam materi yang saya bawakan, saya menggambarkan alam semesta yang maha luas, kita sebagai manusia belum mampu menjangkau kemahaluasan alam semesta, bahkan hingga kini manusia belum mampu menjangkau kedalaman laut, keduanya masih merupakan misteri.

Thanos dalam Infinity War mempunyai tujuan yang jelas dalam benaknya, yaitu ingin memusnahkan setengah makhluk hidup di bumi agar dapat dicapai kehidupan yang lebih baik, maka dia berupaya keras mengumpulkan lima batu infinity. Dengan terkumpulnya batu, hanya dengan menjentikkan jari, setengah 'penduduk' dunia musnah.

Pertanyaannya apakah dengan musnahnya setengah makhluk hidup, kehidupan akan lebih baik? Jawabannya adalah tidak. Makhluk hidup ada yang dengan cepat berkembang biak, salah satunya adalah manusia dan ada yang sulit berkembang biak seperti badak. Maka akan ada makhluk hidup yang akan dengan mudah kembali ke jumlah semula, ada yang akan punah. Pemikiran memusnahkan seperti ada dalam otak Thanos adalah pemikiran hitam putih. Padahal kehidupan bukanlah hitam putih dengan garis lurus tegas, tapi hitam putih dalam yin yang.

Dengan menampilkan video dan gambar mengenai alam semesta dan Thanos, saya mengajak para peserta Dispenkasi untuk merenungkan:
  1. Mengenai keMahaBesaran Tian sang Pencipta yang tak dapat diperkirakan, terlebih tak dapat ditetapkan (infinity) oleh keterbatasan manusia.  Alam semesta dan kedalaman laut saja belum mampu dijangkau,
  2. Kehidupan bukanlah semata tentang menang-kalah atau tentang penaklukan, kehidupan adalah tentang keharmonisan dengan diri, dengan sesama, dengan alam, dan dengan Tuhan YME dalam kehidupan, 
  3. Para peserta perlu menggunakan pemikiran dan spiritualitas yin yang dalam menjalankan kehidupan dan mencapai kesuksesan, jangan seperti Thanos, 
  4. Kunci kesejahteraan dan pemeliharaan segenap makhluk dan benda adalah bagaimana para peserta senantiasa hidup Tengah Harmonis seperti dipesankan oleh Tian melalui Nabi Kongzi dalam kitab Zhongyong Bab Utama.
Kunci kesuksesan bukan semata tentang kerja keras yang didalamnya terkandung kebulatan tekad, passion dan upaya terus menerus plus kemauan belajar. Sukses bukan tentang menjadi pemenang, tetapi sukses adalah tentang keharmonisan dengan diri, dengan sesama, dengan alam, dan dengan Tian (Tian Di Ren). Kesuksesan sejati dapat dicapai dengan membantu orang lain sukses. Manusia yang mencapai kesuksesan dengan membantu orang lain sukses adalah manusia yang signifikan. Kesuksesan bukanlah semata kesuksesan materi. Kita sepakat Mahatma Gandhi adalah manusia signifikan, walau dia tidak kaya dan hidup sederhana. Banyak tokoh-tokoh lain yang sukses dan signifikan.

Maka saya mengajukan rumus sukses (bukan gagasan original) dalam formula A × B × C × D

Alat × Bekerja × Cita-Cita × Doa dan sembahyang. 

Rumus sukses yang ditawarkan panitia adalah bagian dari rumus tersebut. Kebulatan tekad, passion, dan upaya terus menerus plus kemauan belajar dan kerja keras adalah tentang kerja yang dalam pandangan saya harus didahului dengan cita-cita—yang dipecah dalam goal jangka pendek, jangka menengah dan jangka panjang hingga menuju pada ujung kehidupan kita, bahkan setelah kehidupan (Afterlife). Dalam mencapai kesuksesan diperlukan 'alat' yang tepat dan tentu saja sembahyang dan doa.

Tanpa cita-cita, 'alat' yang tepat dan sembahyang + doa, kita hanya bekerja keras tak tahu arah dan kehilangan dasar pijakan nilai yang akan mengantarkan pada kesuksesan sejati, yaitu menjadi manusia yang signifikan. Akhirnya perlu diingat, sukses adalah perjalanan, bukan tujuan. Infinity atau keberlanjutan terus menerus, tak berkesudahan tanpa batas adalah spirit inti Agama Khonghucu dalam membimbing manusia untuk hidup dalam dao, tertuang pesan-pesan yang kuat dalam kitab Sishu Wujing mengenai menyempurnakan iman,  semangat pembinaan diri dan pembaharuan diri terus menerus setiap hari dan agar menjaganya selama-lamanya.

Dengan semangat inilah akan menghantarkan para peserta hidup dalam dao, menjadi manusia yang sukses, bahkan manusia yang signifikan. 

Mudah-mudahan pesannya sampai dan para peserta menjaga semangat infinity ini dalam kehidupannya.

Tak mudah memang, perlu A × B × C × D. (US)

Postingan populer dari blog ini

KELENTENG DAN SHEN MING

MEJA ABU LELUHUR

TAHUN BARU