BERSUCI DIRI (QI 齊) DAN BERPUASA (ZHAI 齋)


Salam Kebajikan, 
惟德動天,

Sekarang, para sahabat dan saudara kita umat Islam memasuki minggu ketiga melaksanakan puasa ramadan. Dalam agama Islam, puasa ramadan adalah salah satu ibadah yang wajib dilaksanakan, di samping ada beberapa jenis puasa yang kerap mereka laksanakan. Dalam ajaran dan tradisi beberapa agama lain, puasa adalah hal yang lazim dilaksanakan pula.

Bagaimana dalam agama Konghucu?

Kitab Sishu-Wujing membedakan antara Qi dengan Zhai .

Qi adalah bersuci diri atau dalam Liji terjemahan Matakin ditafsirkan sebagai berpuasa lahir-batin. Sedangkan zhai lebih dikenal sebagai berpuasa tidak makan dan minum (atau makanan jenis tertentu).

Mengenai zhai , tidak tertulis di Kitab Sishu, dan hanya ada satu ayat dalam Liji, yaitu dalam Jiao Te Sheng III: 11 yang dilakukan oleh mempelai laki-laki bersamaan dengan berjaga/tidak tidur untuk menyiapkan diri menjumpai mempelai perempuan sebelum upacara pernikahan dilangsungkan.

Sedangkan puasa atau berpuasa dalam ayat-ayat lain adalah terjemahan dari Qi yang merupakan tafsir singkat dari bersuci diri atau berpuasa lahir-batin, bukan sekedar puasa makan dan minum.

Ayat-ayat di bawah ini adalah ayat mengenai bersuci diri atau berpuasa lahir batin yang merupakan kewajiban umat Konghucu dalam menjalankan ajaran agama. Sayangnya banyak di antara kita yang abai dan menggantikannya dengan hanya sekedar berpantang makan daging.

Mari kita simak!

Liji XXII: 6
"Ketika tiba waktu menaikkan sembahyang, seorang Junzi akan bersuci diri (berpuasa lahir-batin). Yang dikatakan bersuci diri itu ialah menjadikan semuanya suci:--mensucikan yang tidak suci sehingga semuanya sempurna suci...
...setelah ia bermaksud bersuci diri, ia lalu mawas terhadap segala pengaruh benda-benda yang menyesatkan, dan ditindas berbagai kegemaran dan keinginannya. Telinganya tidak mendengarkan musik...
...hati tidak memperturut pikiran yang sia-sia, ia mesti memadukan diri di dalam jalan suci. Ia tidak membiarkan kaki-tangannya melakukan gerak-langkah yang sia-sia, tetapi mesti memadukannya di dalam Li (susila)..."

Zhongyong BAB XV: 3
"Demikianlah menjadikan umat manusia di dunia berpuasa, membersihkan hati dan mengenakan pakaian lengkap sujud bersembahyang kepadaNya. Sungguh Maha Besar Dia, terasakan di atas dan di kanan-kiri kita!"

Zhongyong XIX: 14
"Dengan berpuasa membersihkan hati mengenakan pakaian lengkap, tidak melakukan yang tidak susila, kita dapat membina diri..."

Lunyu VII: 13
"Nabi berhati-hati di dalam hal berpuasa, peperangan, dan sakit"

Mengzi IVB: 25: 2
"Biarpun seorang yang buruk/jahat, bila mau membersihkan hati, berpuasa dan mandi; dia boleh bersembahyang kepada Tuhan Yang Maha Tinggi."


Sebagai umat Konghucu, apakah Anda selama ini hanya telah melaksanakan zhai

Ataukah telah melaksanakan Qi

Ataukah tidak melaksanakan kedua-duanya?

Hanya Anda yang tahu. 

Dan hanya Anda yang dapat memutuskan untuk mulai mengikuti atau tidak. (US) 30042021


Catatan:  Menurut Suhu Chew, qi 齊  pada zaman dinasti Han di daerah tertentu diucapkan sebagai zhai yang artinya pemurnian atau persucian. Tak heran dalam kitab Sishu dan Liji, qi 齊 dibaca zhai.

Postingan populer dari blog ini

SEMBAHYANG DAN DOA

NABI DALAM AGAMA RU-KHONGHUCU

SALAM KEBAJIKAN DALAM KEGIATAN LINTAS AGAMA DAN KENEGARAAN