USIA TAK MENUNJUKKAN APA-APA


Salam Kebajikan, 
惟德動天,

Tanggal 19 Juli yang lalu saya memperpanjang SIM yang akan habis masa berlaku secara online. Ini merupakan pengalaman pertama bagi saya.

Karena merupakan pengalaman pertama, tentu saja banyak hal yang tidak diketahui. Untung saya mempunyai istri dari generasi Y (millenial) yang lebih familiar dengan urusan aplikasi online dan cukup persisten membantu. Agnes selalu ngotot mencari informasi atau tutorial untuk mengerjakan hal-hal baru tersebut. Sebagai generasi X, saya terbiasa mencari buku manual sedangkan istri mencari tutorial di youtube.

Seringkali saya sudah merasa pusing mengerjakan pekerjaan secara online, istri saya tampil sebagai penyelamat. Hampir semua hal online yang membuat saya pusing akhirnya dapat dia pecahkan dan bantu kerjakan. Begitu pula dalam perpanjangan SIM online ini. Dengan tutorial pengalaman orang lain dapat dijadikan pembelajaran hingga memperkecil kemungkinan keliru yang tak perlu.

Dalam banyak hal lain yang berhubungan dengan teknologi atau aplikasi seperti pengerjaan blog, merekayasa foto, menggambar, dan lain-lain saya banyak dibantu oleh Wawang dari generasi Y juga yang bagi saya super canggih.

Generasi Y memang lebih kompatibel dengan teknologi informasi. Saat mereka kecil atau remaja internet, email, iPhone, microsoft, iOS, Android, FB, friendster, blog, dan banyak lagi teknologi informasi diciptakan dan menjadi familiar.

Berbeda dengan generasi X seperti saya dengan masa kecil dan remaja yang belum familiar dengan teknologi dan masih bermain bola, kelereng, pedang kayu, mobil-mobilan dari kulit jeruk, nonton TV hitam putih di rumah tetangga, PC kuno berlayar hijau pinjaman dengan kapasitas kilobyte bukan gigabyte bahkan terabyte seperti sekarang, telpon masih sedikit tersedia di rumah-rumah, HP belum tercipta.

Jadi jamak bila banyak generasi X apalagi babyboomers yang sulit, perlu waktu bahkan stres dalam beradaptasi dengan teknologi yang begitu familiar bagi generasi Y.

Untunglah, setelah sempat panik dan beberapa kali menanyakan ke layanan kepolisian melalui WA karena khawatir ada yang keliru dalam proses pengisian, akhirnya hari ini dalam aplikasi Digital Korlantas Polri tertulis SIM sedang dalam proses pengiriman. Beberapa hari lagi saya punya SIM baru tanpa saya perlu ke kantor polisi, ke psikolog, atau ke dokter.

Sekali lagi, untung ada generasi Y yang sigap membantu sehingga kehidupan jadi lebih mudah bagi saya.

Dunia terus mengalami berbagai kemajuan dan perubahan. Tak bijak bila kita merasa menjadi orang yang sok tahu dan sok pintar karena dilahirkan lebih dahulu. Pada kenyataannya kita perlu beradaptasi dan mengikuti perubahan. Tak malu bertanya, meminta bimbingan dan bantuan orang yang lebih muda akan mempercepat adaptasi kita mengikuti perkembangan zaman dan meminimalisir stres yang tak perlu.

Setiap orang punya kelebihan dan kekurangan, setiap generasi punya keunggulan masing-masing. Usia tak menunjukkan apa-apa. Bekerja sama saling mengisi adalah keniscayaan.

Diperlukan kerendahan hati dan sikap mau belajar agar dapat membuat pilihan yang tepat dan bijaksana. (US) 07082021


Lunyu II: 11, Lunyu I: 2, Lunyu I: 6

Postingan populer dari blog ini

SEMBAHYANG DAN DOA

NABI DALAM AGAMA RU-KHONGHUCU

SALAM KEBAJIKAN DALAM KEGIATAN LINTAS AGAMA DAN KENEGARAAN