BERBAHAGIALAH HIDUP KITA


Salam Kebajikan, 
惟德動天,

Berbahagialah hidupmu
Karena Tuhan sertamu s'lalu
Damailah di dalam kalbumu
Karena kau dibimbing Nabi
Janganlah takut akan rintangan
Singkirkan jauhkan segala gangguan
Carilah jalan terang dan nyata
Hidupmu akan bahagia selamanya


Lagu rohani ciptaan L.J.T. di atas yang berjudul 'Berbahagialah Hidupmu' sering terlintas dalam hati dan akhirnya dinyanyikan dalam senandung kecil. Saya nyanyikan dengan pelan karena suara saya hanya enak didengar oleh saya sendiri. Saya tidak berbakat untuk menyanyi dan kurang menguasai dasar musik. 

Salah satu hal 'gila' yang saya inginkan adalah belajar menyanyi dari seorang guru menyanyi profesional. Suara yang tidak fals apalagi merdu dalam menyanyi akan mendukung seorang pembicara dan pengkhotbah dalam menyampaikan materi pembicaraan dan khotbahnya. Suara yang bagus akan membangkitkan sukma pendengar. Ada daya magis di situ. 

Bagi Anda yang sedang mencari jodoh, suara yang bagus akan mengirimkan 'godaan' pada lawan jenis Anda seperti ekor merak yang sedang mengembang. Ada pelatihan khusus untuk mempunyai suara yang bagus.

Kebahagiaan adalah salah satu kondisi yang diharapkan seorang manusia. Berbagai upaya dilakukan untuk menggapai kebahagiaan. Ada yang menggunakan obat (bahkan narkoba), ada pula dengan cara mengikuti suatu bimbingan spiritual tertentu. Cara terbaru adalah dengan memasang chip dalam ukuran nano di salah satu bagian otak manusia agar manusia merasa bahagia dan tidak depresi.

Pada dasarnya kebahagiaan bersumber dari dalam diri dan dari luar diri. Dalam bahasa inggris dibedakan antara joy (suka cita) dan happiness (kebahagiaan). Suka cita timbul dari dalam diri, tidak atau sedikit dipengaruhi oleh keadaan luar. Kebahagiaan seringkali berkenaan apa yang dialami seseorang. Tak heran kebahagiaan sering naik dan turun karena berkelindan dengan kepuasan seseorang yang berkaitan dengan keinginan yang terpenuhi.

Memang tidak mudah dalam membedakan kedua istilah ini karena batas keduanya nampak samar, tidak nyata, berada dalam diri manusia, dan pribadi manusia itu sendiri yang dapat merasakannya. Kita sering menggeneralisasi suka cita dan kebahagiaan dalam istilah kebahagiaan.

Dalam bahasa Kitab kita mengenal istilah Le Tian dan Le Dao. Bahagia dalam Tuhan dan bahagia dalam Dao. Sebetulnya yang dimaksudkan adalah suka cita dalam Tian dan suka cita dalam dao. JOY. Dengan makan nasi kasar dan tangan dilipat sebagai bantal, orang dapat merasakan kebahagiaan/suka cita di dalamnya.

Saat mencapai apa yang diinginkan, memperistri atau mempersuami seseorang, membeli iPhone terbaru, baju baru, mobil baru, rumah baru seseorang merasakan kebahagiaan tapi seiring berjalan waktu kebahagiaan itu perlahan memudar karena yang baru menjadi lama, yang cantik menua, yang canggih menjadi ketinggalan. Kebahagiaan itu dipengaruhi kondisi diluar dirinya. Maka cepat lekang oleh waktu.

Mengzi mengatakan 'kalau memeriksa diri ternyata penuh cheng (iman/ketulusan), sesungguhnya tiada kebahagiaan (suka cita) yang lebih besar dari ini.' Kenapa? 'Karena sesungguhnya berlaksa benda tersedia lengkap dalam diri'.

Hong Fan Jiu Chou (Kitab Wahyu Pedoman Agung dengan Sembilan Pokok Bahasan) yang diturunkan pada Yu Agung, pendiri Dinasti Xia (2205 SM–1706 SM) seperti tertulis dalam Shujing poin kesembilan memberikan pedoman pada umat manusia mengenai Wu Fu (Lima Rahmat/Kebahagiaan):
  1. panjang usia memiliki ketahanan,
  2. kaya mulia,
  3. sehat jasmani rohani,
  4. senantiasa menyukai kebajikan dan
  5. menggenapi firman sampai akhir hayat.

Kitab Zhongyong memberi pedoman pada umat manusia bahwa 'seseorang yang mempunyai kebajikan besar niscaya mendapat kedudukan, mendapat berkah mendapat nama mendapat panjang usia dan tentu saja mendapat firman.'

Bersukacitalah dalam Tian dan bersukacitalah dalam dao maka iman kita akan tumbuh berkembang sehingga hidup dipenuhi kebahagiaan yang kokoh tak mudah condong oleh godaan dan badai kehidupan.

Anda mau hidup penuh suka cita dan kebahagiaan? Saya mau.

Jangan salah memilih jalan. Mulailah menelusuri kedalaman batin tempat xing (watak sejati/firman Tian) bersemayam dan di sanalah Anda akan mengenal Tian lalu jangan abai untuk berusaha dan bekerja dengan sebaik-baiknya mengenai hasilnya berserah diri pada firman. 

Senantiasa ingat yin yang itulah dao

Samar-samar terdengar senandung 'Carilah jalan terang dan nyata.. Hidupmu akan bahagia selama-lamanya.' (US) 25092021


Lunyu VII: 16, Shujing V: IV: 39, Zhong Yong XVI: 2, 5, Mengzi VIIA: 4. Mengzi VIIA: 1, Zhong Yong Bab Utama.

Postingan populer dari blog ini

SEMBAHYANG DAN DOA

NABI DALAM AGAMA RU-KHONGHUCU

SALAM KEBAJIKAN DALAM KEGIATAN LINTAS AGAMA DAN KENEGARAAN