KOMITMEN DAN KETERLIBATAN


Salam Kebajikan, 
惟德動天,

Ada satu joke yang pernah saya dengar saat bekerja tentang komitmen dan keterlibatan (involvement).

Ayam yang memberikan telurnya adalah ayam yang melibatkan diri (involve).

Ayam yang memberikan paha dan dadanya untuk digoreng adalah ayam yang mempunyai komitmen.


Ayam yang pertama tidak melakukan sesuatu dengan totalitas sedangkan ayam kedua melakukan sesuatu dengan totalitas bahkan hingga mengorbankan diri.

Melibatkan diri lebih mudah daripada berkomitmen. Tak heran banyak orang yang mengatakan saya siap bantu tapi setelah dilantik hanya tinggal nama dan membantu secukupnya kalau diajak dan punya waktu menurut versi dia.

Orang-orang yang berkomitmen mempunyai sikap berbeda. Dia akan memikirkan organisasi atau profesi tempat dia berkarya. Berpikir apa yang bisa dia lakukan, melakukan perubahan dan bekerja keras untuk mewujudkannya. Dia 'selalu' punya waktu. Ide dituangkan dalam karya dengan kerja.

Bisa saja karena lingkungan positif dan kesepahaman membuat orang meningkatkan keterlibatannya dan akhirnya berkomitmen Sebaliknya, orang-orang yang berkomitmen bisa saja mengurangi kadarnya menjadi sekedar terlibat dan tak jarang lalu menghilang. Ketidaksesuaian paham, pertengkaran dan lingkungan negatif adalah tiga penyebab utama perubahan sikap ini.

Perbedaan pandangan yang berlarut-larut sangat melelahkan. Orang tidak suka dengan pertengkaran tapi perlu suasana damai dan kondusif. Kasak-kusuk, gosip, kecurigaan, tudingan dengan tanpa konfirmasi menambah kelelahan dan ketidaknyamanan.

Faktor lain, misalnya pasangan hidup turut berpengaruh. Coba saja Anda punya komitmen tapi pasangan Anda tidak mendukung, apa jadinya. Faktor lain lagi, masalah pribadi yang membuat malu.

Beberapa orang yang saya kenal dulunya aktivis pelan-pelan menyingkirkan diri dan tak kelihatan lagi batang hidungnya. Saat ditelusuri penyebabnya, hal-hal tersebut di atas penyebabnya.

Coba Anda lihat di tempat Anda apakah ada orang yang hilang padahal dulunya begitu aktif?

Cek penyebabnya jangan sampai karena terlalu banyak ketidaksesuaian paham, pertengkaran, dan energi negatif. 

Kalau iya, saatnya bebenah. (US) 05112021


Lunyu XIII: 16

Postingan populer dari blog ini

SEMBAHYANG DAN DOA

NABI DALAM AGAMA RU-KHONGHUCU

SALAM KEBAJIKAN DALAM KEGIATAN LINTAS AGAMA DAN KENEGARAAN